Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Misteri besar. (28-32)

Aku adalah sebuah titik kecil di dunia ini yg menjelajahi sekelumit semesta. titik yang menyadari dirinya sendiri. dan terkadang menyadari semestanya yang sangat besar. tak terjangkau garis batasnya. titik yang seringkali resah dan kehilangan arah. karena setiap aku mencapai suatu makna, pencapaian itu tidak bertahan lama. entah terlupakan. entah kuragukan. titik yang terus mencari, memperluas batas kebenarannya. aku adalah titik yang hidup dalam kurun waktu sementara. mengisi seruas rentang waktu dalam peradaban bumi; peradaban yang semakin menua, tapi apakah lebih dewasa? kesementaraan yang aku pun benar-benar tak tahu apakah berguna? untuk apa titik ini hidup, sebentar, lalu mati? apa tujuannya? adakah tujuan atau sekedar eksistensi yang absurd? lalu aku mati, kenapa harus mati? apakah aku setelah mati? aku tahu pasti, raga akan kehilangan bentuknya setelah mati. entah membusuk dalam tanah bila aku dikubur. entah meruap bersama udara dan sebagian abunya bersatu dengan tanah, seb...

kecewa

Aku tahu sebenarnya diam yang aku pilih sekarang tidak membawaku ke arah yang lebih baik, lebih buruk malah.  Aku tahu rasa kecewa dan marah yang telah lama terselubungi, berhasil menyelinap ke luar menampakkan wujudnya secara nyata.  Ia tidak lagi sekedar menyingkap lalu mengintip, memberiku tanda bahwa ia ada di bawah sana.  Berkerukup selimut keseharian yang menyibukkan. Kecewa dan marah itu muncul, bukan oleh satu peristiwa besar. hanya peristiwa kecil, yang sebenarnya tidak cukup menjadi momentum diamku. diam yang gila. aku gila, karena dalam diamku aku tak sepenuhnya diam. ada dialog, perdebatan mungkin antar ego dan ego yang lain. aku tahu kecewaku tak seharusnya dipupuk, harusya aku memaafkan, mengikhlaskan. bukannya seperti haus pujian. tapi aku pun belum rela mengambil pilihan itu, karena jauh aku menyadari adalah percuma memaafkan saat tidak ada yang menyadari bahwa ada yang perlu dimaafkan. karena suatu saat nanti, akan terjadi perputaran lagi yang membawa...

Nafsu marah

Sore ini saya merasakan marah yang berdengung tidak henti. Seringnya berdengung, kadang juga berkecamuk.  Marah itu mengamuk di dalam tempurung kepala, dan terasa porak porandanya di sekitar tulang rusuk.  Dua area ini, yang disebut otak dan hati memberontak, memerintahkan tangan kananku untuk menarik gas lebih dalam, menyiagakan tangan kiriku untuk menekan rem kapan pun dibutuhkan secara mendadak.  Mereka juga menyuruh mataku untuk menajamkan pandangan, membuat mulutku memaki keras.  Motorku melaju, bukan di atas kecepatan normal.  Hanya saja, nekat meski dengan gerakan patah-patah.  Marah masih mengaktifkan kewaspadaanku.  Bahkan kesadaranku sepenuhnya terbangun untuk berpikir, terus berefleksi.  Refleksi yang kadang bisa meredam, sekaligus mengobarkan lagi. Marah itu tidak enak, karena terasa mendesak.  Bagiku marah mendesak, dari dalam menuju luar. Marah tidak melesak, bukan dari luar menuju ke dalam. Itulah kenapa sepertinya aku le...

Slam Dunk (Deluxe)

Judul : Slam Dunk (Deluxe) Pengarang : Takehiko Inoue Tebal: 24 volume; 276 chapter Penerbit : Elex Media Komputindo Sebelumnya, saya ingin bercerita tentang bagaimana saya bisa tertarik pada Slam Dunk beberapa bulan yang lalu. Mulanya saya sedang mencari-cari video tentang HaHa , lalu ketemulah video  ini . Di video ini, HaHa dan yang lainnya sedang membicarakan tentang Slam Dunk . Dari pembicaraan mereka, saya merasa bahwa Slam Dunk sepertinya manga yang menarik dan mempunyai sisi berbeda dari manga kebanyakan. Terlebih, di awal HaHa menegaskan: " It's like a bible for me. When i fell terrible slump, i read it again, and i gained hope. it's my book of life ." Saat mendengarnya, saya pikir itu pasti berlebihan. Bagaimana bisa sebuah manga punya efek sebesar itu? Tapi, ya mungkin saja kan? Itulah yang dinamakan kebebasan dalam interpretasi. Maka saya penasaran, lalu hunting di toko buku, mencoba membaca satu volume , daaan saya kalang kabut mencari semua volume nya....

pening

pening adalah ketika tidak bisa menghargai hal-hal yang telah kita usahakan dan lakukan, sekecil apapun itu. pening ini akan membawa kita pada perasaan tidak berguna. bila pening ini bertumpuk-tumpuk, kita tidak lagi merasa hidup, lalu kita mati di tangan kita sendiri. jadi, hargai apapun yang kita usahakan. itulah proses. boleh saja menatap tujuan, tapi hanya sesekali. agar kita tidak salah arah atau bahkan kehilangan tempat berpijak.

Looking For Alibrandi

Judul : Looking For Alibrandi Pengarang : Melina Marchetta Tahun : 2004 Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tebal: 328 hlm -- Josephine Alibrandi berumur tujuh belas tahun, duduk di bangku terakhir SMU. Hidup bersama ibunya yang single parent dan nenek yang kuno dan kolot yang bikin sakit kepala, belum lagi melakuka n persiapan untuk menghadapi ujian akhir. Tapi itu belum apa-apa. Josie masih harus menghadapi kenyataan bahwa ternyata tidak semua rencana yang disusunnya dengan begitu saksama dapat terwujud seluruhnya. Tanpa terduga dia harus menghadapi kenyataan bertemu dengan ayahnya untuk pertama kalinya seumur hidup, jatuh cinta, dan membongkar rahasia keluarganya di masa lalu. Terlepas dari semua kekalutan itu, tahun ini pula Josie belajar memahami bahwa kebebasan bukan berarti melupakan masa lalu. Ada kalanya, kau harus menjadi diri sendiri untuk dapat membebaskan dirimu… -- Looking for Alibrandi sebenarnya adalah novel lama, sepertinya saya membacanya saat SMP-sekarang saya sudah ...

Katanya tabu

Saya tak menyangka sebuah ide iseng untuk nonton film Korea di TV malah membuat saya memikirkan tentang hal yang katanya masih tabu, seks-dalam perspektif yang agak berbeda. Saya menonton film ini sudah di tengah jalan, karena iseng saja saat memindah-mindah saluran. Sayangnya, saya juga tidak rampung menontonnya; di tengah-tengah film saluran diganti oleh adik karena ada adegan seorang laki-laki yang diam-diam mencoba melepas celana dalam seorang perempuan-sepertinya akan memperkosanya. padahal sebenarnya film ini cukup menarik, dan entah seperti apa kelanjutan adegan tersebut, menurut saya adegan tersebut layak berada di film tersebut karena berada dalam konteks yang pas. sinopsis film ini bisa dicek  di sini  atau thrillernya  di sini . Adegan-adegan yang mengarah ke hubungan seksual sebenarnya cukup mudah ditemui dalam sebuah film, baik buatan lokal atau luar. Bagi sebagian orang ini menjadi daya tarik tersendiri, sebagian yang lain justru dianggap menjijikkan-dan a...

curhat.

rasanya aku sedang mati perlahan-perlahan, dibunuh hampa. aku tidak punya kegiatan lain selain ngerjain skripsi. kegiatan yang benar-benar memberikan kehidupan buatku. hanya skripsi, mengerjakan, malas mengerjakan, cemas, mengerjakan skripsi lagi. namun akhir-akhir ini skripsi pun tidak tersentuh, membuat hidupku semakin kering kerontang. penghiburanku untuk mengkamuflasekan rasa bosan dengan kehidupanku yang mencapai puncaknya satu bulan terakhir adalah nonton dan membaca. itu pun aku jarang berefleksi setelahnya, hanya sepintas lalu. huh. aku juga khawatir dengan pikiranku yang menumpul. aku tidak berpikir tentang apapun. aku tidak punya keresahan. aku tidak merasa ingin tahu. ini akut. dulu, ada masanya aku bergumul dengan pemikiranku sendiri tentang agama dan tuhan. aku pernah resah dengan gender. aku mencari apa itu bahagia. bahkan di masa SMA pun aku sibuk membentuk teori tentang diriku, yang kemudian aku tahu bahwa psikologi menyebutnya sebagai konsep diri. aku tidak lagi refl...

madness

sekarang telah tiba saatnya untuk merasakan beda kesenangan dan kebahagiaan. setiap hari aku bisa tertawa, kapan saja. itu mudah, hanya perlu mencari sumber-sumber hedonis yang temporer. itulah kesenangan. tidak setiap hari aku bisa bahagia. tidak bisa kapan saja, itu tidak mudah, meskipun banyak orang bilang bahagia itu sederhana, ciptakan kebahagiaan mu sendiri. justru itulah yang susah, semua hal yang berhubungan dengan diri sendiri adalah susah. suatu saat aku bisa menggiringnya memasuki gerbang kebahagiaan, tapi tak jarang pula ia justru beakhir di ujung kegilaan dan depresi. hari ini aku bisa tertawa keras, tapi aku tidak bahagia. pathetic.

terjinakkan.

Douglas Coupland dalam Life After God "the cruelest things you can do to another person is pretend that you care about them more than you really do" Antoine De Saint-Exupery dalam Le Petit Prince kata pangeran cilik. "Aku mencari teman, apa artinya jinak?" "sesuatu yang sudah terlalu lama diabaikan," kata rubah. "artinya menciptakan pertalian." "menciptakan pertalian?" "tentu," kata rubah. "Buatku kamu masih seorang bocah saja, yang sama dengan seratus bocah lain. Dan aku tidak membutuhkanmu. Kamu juga tidak membutuhkan aku. buat kamu, aku hanya seekor rubah yang sama dengan seratus ribu rubah lain. tetapi, kalau kamu menjinakkan aku, kita akan saling membutuhkan. kamu akan menjadi satu-satunya bagiku. aku akan menjadi satu-satunya bagimu di dunia..." "aku mulai paham," kata pangeran cilik. "ada sekuntum bunga... aku kira ia telah menjinakkanku." ...................

candu baru bernama running man!

"Apakah kamu sudah tertawa hari ini?" hehe, itu adalah pertanyaan yang ditanyakan Shaga ke aku di salah satu sesi les bahasa jerman beberapa bulan yang lalu, dalam bahasa jerman tentunya. Pertanyaan yang simpel, tapi malah bikin aku berpikir banyak sepulangnya.  Seingatku saat itu aku menjawab, "ya", dengan ragu-ragu. Lalu aku menanyakan hal yang sama pada Shaga, dan dia bilang "ya tentu saja aku tertawa setiap hari". Gara-gara itu aku jadi berpikir seberapa muram sih diriku bila dibandingkan dengan orang lain, karena hanya untuk menjawab pertanyaan itu aku perlu berpikir keras dan berakhir dengan ya yang ragu-ragu.  ya, mungkin aku kurang bersenang-senang dengan kehidupanku, dengan diriku sendiri. apa aku sudah cukup bersenang-senang dengan hidupku? sebenarnya aku rasa sudah. tapi kesenanganku bukanlah sesuatu yang membuatku bisa tertawa terbahak-bahak. kesenangan-kesenanganku berujung pada senyum simpul, rasa puas, dan berpikir. oke, ini tidak berart...

Tamu Sekelebat: Raina

aku yang datang mengunjungimu tapi bukan aku yang mengucapkan salam pertama kalinya aku tahu siapa kamu raina khas seperti ribuan lainnya yang berwajah mongol kamu mungkin tidak tahu siapa namaku dan aku tidak tahu apa yang di benakmu tentang aku yang ku tahu kamu adalah  anak tuhan terbaik berada di tempat yang baik menjadikanmu anak baik semoga kamu selalu baik-baik saja raina semoga senyum itu masih dan selalu mudah tersimpulkan dari wajahmu hanya itu yang ku harapkan bahkan tidak untuk sebuah pertemuan kembali

satu keresahan pada bendera setengah tiang

hallo blog, aku datang lagi untuk mengabarkan satu berita duka, satu anjuran, dan satu keresahan.  mari aku uraikan satu per satu kabar ini.  satu beruta duka adalah meninggalnya bapak taufik kiemas kemarin.  satu anjuran datang hari ini dari pak sby untuk mengibarkan bendera setengah tiang atas berita duka kemarin.  satu keresahan menyambar diriku dan membutuhkan media penyampaian yang mumpuni untuk menumpahkannya. dan aku memilih mu.  mari beri aku kesempatan untuk menyampaikan apa yang aku resahkan. kabar kematian taufik kiemas memang cukup tak terduga, sebab setahuku tidak pernah ada kabar tentang sakitnya atau apapun atau aku yang ketinggalan berita.  kabar terakhir yang kudapat tentang bapak taufik kiemas aku baca beberapa hari kemarin sebenarnya, tapi itu adalah berita bertahun-tahun lalu yang baru ku simak tanpa kecermatan kemarin.  sayangnya kabar ini adalah lembar hitam bapak taufik kiemas.  kabar ini tertuang dalam berita tentang wiki...

Merangkum curhat

Hallo blog, lama tidak menyapamu.  memang sudah semenjak lama sekali sepertinya keinginan untuk menulis pupus tanpa disadari.  menyedihkan memang, hal yang dulu digadang-gadang sebagai impian terlupakan begitu saja.  dulu aku kan pernah pengin bisa nulis tiap hari. dulu aku kan pernah memikirkan tentang mana yang harus aku kejar dulu kuantitas atau kualitas dalam menulis.  namun, pada akhirnya bercermin dari yang sudah-sudah hingga saat ini, ya nihil. apa yang aku pertanyakan semenjak dulu hanya jadi omong kosong, wacana tanpa realisasi.  memang aku akui ini lah titik lemahku, tidak memegang teguh niatan, mudah menolehkan diri dari target yang telah ku pasang di depan mata, mengalihkan arah depan dan melupakan apa yang pernah ku anggap sebagai depan. sedih ya. perilaku tidak terpuji ini tidak hanya memakan kamu sebagai korbannya kok blog, tapi juga skripsiku.   idealisme untuk menyelesaikan skripsi semester ini entahlah akan tercapai tidak.  har...

507

Siang ini saya menyempatkan mampir ke sebuah postingan blog yang dibuat sebagai kado ulang tahun sheila on 7 ke-17.  Kado ini berupa tujuh belas testimoni tentang lagu ter-muach sheila on 7.  kalo membayangkan diri sebagai personil 507, wah saya pasti tersanjung lah dikasi kado seperti ini sebab harus benar-benar cinta banget sama 507 untuk mau bersusah payah menyiapkan kado seperti ini.  Dan, memang harus menyempatkan berkunjung ke sini, karena ini memang tulisan yang panjang.  mampirlah ke  postingan blog ini. Gara-gara postingan ini, saya pun memasukkan semua lagu 507 di list winamp. om duta berdendang dengan merdu, aih saya rindu.  semoga rindu ini segera bertemu dengan apa yang selalu ditunggu-tunggu, konser sweet seventeen sheila on 7! aaaak kapaaaan kangmas-kangmas semua? keren banget yah 507 sudah tujuh belas tahun! bisa dikatakan 507 itu musiknya generasi 90an memang.  sejak saya SD kelas 5 lagu Kita, disusul Dan benar-benar populer. tapi...

another grrrr

sudah semangat ke perpus, sesampai di perpus sudah mengisi buku tamu, lalu si ibuk berkata: "mbak, perpus tutup jam setengah 12." saya melongo banget, menengok jam sudah pukul 11. "ah ya sudah buk. nggak jadi aja." kata saya kecewa. bingung akan mengerjakan dimana. akhirnya memutuskan makan terlebih dahulu. lalu opsi-opsi bermunculan: perpus pusat, perpus kota, djendelo. saya memutuskan ke djendelo saja. tapi karena udara sangat panas dan djendelo tiada ber ac, maka saya memutuskan pulang dulu. mengerjakan di kost yang adem dengan kipas angin yang setia menyemilirkan anginnya. baru nanti selepas sholat dhuhur, sekitar jam 2 saya akan berangkat ke djendelo, sudah terbayang-bayang es coklatnya dan lezatnya pukis mang tosir. itu yang ada di benak saya. sampai sudah di kos. kopi memang pahit tuan, tapi tidak lebih pahit dari siang ini. lampu kos mati saudara-saudara. hell!

grateful

i feel so grateful today because i've done some simple thing completely i woke up at 05.45 and prayed, something which is i've already passed since a week ago. then, i went to bed again hehe i woke up (again) at 09.00 and started to read "sampar" for 3 chapters. then, i could stand to iron my clothes even this morning was very hot. i enjoyed to do my thesis in semesta, with a cup of coffee and a nice breakfast lunch. i didn't miss to pray, both dhuhur and ashar.  i also had a quality praying this afternoon. i feel so bless! i went to pusman ugm to take my fourth level certificate, and i'm so proud to my self for i got 89! now, i am at perpus pusat ugm,  writing this post, and able to thank for everything i've through this day. thanks god, give me another please :)

don't ever erase me please. at least we've learned!

jadi malam ini sebagai salah satu jeda dalam usaha saya menuntaskan authentic happiness -nya Seligman, saya memutuskan untuk menonton eternal sunshine of the spotless mind lagi.   ah entah sudah berapa kali saya memutar film ini lagi dan lagi.  Film ini pas sekali untuk orang-orang yang ingin melepaskan diri dari masa lalunya.   kalau kata mbak raisa ya orang-orang yang terjebak dalam ruang nostalgia, eah! dan sepertinya banyak orang yang berharap if only lacuna inc. does exist.   yap entah seberapa besar luka di hati mereka sampai ingin menendang keluar seseorang dari kotak memorinya. hmm sesuatu yang merongrong di hati, harusnya diselesaikan di hati sih, bukan di otak. well hati apaan emang? itu kan cuma istilah konotatif karena sebenarnya apa yang ada di hati itu diprosesnya ya di otak.   dan lacuna inc. memahami itu, jadi dalam rangka menghapus memori, yang diserang adalah pusat emosi di otak. walaupun kemudian pada kenyataannya, hal ini tidak be...

damn it's true!

seligman (2002) said: we do not have a vehicle in our culture for telling the people who mean the most to us how thankful we are that they are on the planet - and even we are moved to do so, we shrink in embarassament. first thing that comes to my mind is: i have to thank to my mom as soon!

it means i'm not

T: kayaknya kamu lagi bahagia ya nop S: hah aku hari ini lagi gloomy malah T: kamu gloomy kenapa emang? S: nggak papa hell. i hate those words: nggak papa. karena itu seringnya berarti ada apa-apa yang tidak bisa dikatakan. sedihnya nggak papa adalah jawaban yang sudah otomatis terlontarkan, kenapa sih nov susah banget untuk mengakui bahwa ada hal yang buat kamu nggak enak, dan bisa bilang kalo memang ada hal yang bikin kamu gloomy. berhentilah berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja, karena kamu sendiri tau bahwa kamu tidak sedang baik-baik saja!

gloomy evening

halo misteri yang tak kunjung tersibak tirainya murung ini melekat erat seperti mendung yang tak kunjung usai dari langit sore murung ini terlanjur tercerap dan aku tak bisa serta merta memerasnya mungkin aku ini adalah finladia, bukan indonesia finlandia yang dirundung pekat merindukan matahari bukan indonesia yang sering dibuai hangatnya hingga  abai akan hadirnya bahkan bila aku menggantungkan, menanam ribuan lampu berkerlip cahaya akankah aku lebih cerah? seandainya aku diberi peluit hanya dengan satu tiupannya aku bisa menyuruh mendung berarak pergi aku tetap memilih untuk menggantungkan, menanam ribuan lampu berkerlip cahaya karena hidup yang baik bukan tentang merasa baik saja tapi juga melakukan hal baik

Lagu terfilosofis

Bila kita dapat memahami matahari menemani kedalam kehangatan hingga sang rembulan bersenandung menina bobokan seisi dunia dalam lelap setia tanpa terpaksa bila engkau dapat mengerti sahabat adalah setia dalam suka dan duka kau kan dapat berbagi rasa untuknya begitulah seharusnya jalani kehidupan setia...setia dan tanpa terpaksa "Mengapa bintang bersinar? mengapa air mengalir? mengapa dunia berputar? lihat segalanya lebih dekat dan kau akan mengerti" setelah berkali-kali mendengarkan, baru saya menyadari betapa filosofis lagu ini, a very nice song by sherina munaf; petualangan sherina theme song!

Kompilasi di 2012 (p. 1)

1.  KKN ini bukan sekedar cerita menuntaskan tugas kuliah, lebih dari itu ini adalah sebuah kisah menemukan keluarga dan rumah baru. really miss them :3     KKN unit 8 dan 8b 2.  3 on 3 concert sheila on 7 konser yang menakjubkan yang didatangi oleh penonton yang menakjubkan.   kami, bernyanyi bersama-sama sheila on 7 sejak awal hingga akhir lagu.  walau suara semakin serak, kami masih bersemangat mengelukan 'lagi, lagi!'.  yes, we love sheila on 7 that much! and i was starting to realize how funny Adam is, mehehe   first song, tentang hidup :)    belong to nao and me. 3.  bromoooo we named it, ekspedisi ceria.  perjalanan yang diisi oleh orang-orang yang tidak mengenal satu sama lain, tapi tetap saja mengasyikkan.  pertama kalinya merasakan matarmaja dan badai pasir!  semoga bisa melaksanakan ekspedisi ceria vol 2 suatu hari nanti, karimun maybe? ;)   awesome ...