Siang ini saya menyempatkan mampir ke sebuah postingan blog yang dibuat sebagai kado ulang tahun sheila on 7 ke-17. Kado ini berupa tujuh belas testimoni tentang lagu ter-muach sheila on 7. kalo membayangkan diri sebagai personil 507, wah saya pasti tersanjung lah dikasi kado seperti ini sebab harus benar-benar cinta banget sama 507 untuk mau bersusah payah menyiapkan kado seperti ini. Dan, memang harus menyempatkan berkunjung ke sini, karena ini memang tulisan yang panjang. mampirlah ke postingan blog ini.
Gara-gara postingan ini, saya pun memasukkan semua lagu 507 di list winamp. om duta berdendang dengan merdu, aih saya rindu. semoga rindu ini segera bertemu dengan apa yang selalu ditunggu-tunggu, konser sweet seventeen sheila on 7! aaaak kapaaaan kangmas-kangmas semua?
keren banget yah 507 sudah tujuh belas tahun! bisa dikatakan 507 itu musiknya generasi 90an memang. sejak saya SD kelas 5 lagu Kita, disusul Dan benar-benar populer. tapi lucunya kalau diingat-ingat sebenarnya kecintaan saya pada 507 baru benar-benar dimulai saat saya memasuki kelas 3 SMA. iya saya tahu, ini telat banget, tapi cinta yang terlambat tak berarti salah kan?
Dari berpuluh lagu yang diputar secara acak, tiba-tiba saja lagu Dan terputar, dan saya tertambat. Tak ingin beranjak begitu saja, memutar ulang lagu ini dengan mini lyric tertancap di layar netbook, dan ikut berdendang, meresapi dan menghayati liriknya. kemudian meleleh pada si "aku" di lagu ini.
Salut lah sama sosok "aku" ini. Dia tahu ada satu sisi dari dirinya yang bisa dikatakan bajingan, memohonkan maaf, lalu rela melepaskan "kau". apalagi om duta nyanyinya sendu gimana gitu di bagian awal, tapi pas bagian ref-nya yah gitu lah, emosinya dapet banget. si "aku" adalah sosok yang mampu dan mau meruntuhkan ego nya, mengalah untuk menjauh tinimbang membuat "kau" semakin jatuh. ini kali yak yang namanya cinta agape.
lagunya 507 ini memang mayoritas tentang cinta-cintaan gitu, tapi gak melulu sendu mendayu. bahkan, beragam sisi cinta ditampilkan secara optimis, sederhana, tapi mengena. salah satu favorit tentu, Saat Aku Lanjut Usia, bercerita tentang cinta di usia tua yang menerima apa adanya, saling menguatkan, tapi juga menyadari ketidakabadiannya. kematian dianggap begitu enteng di lagu ini: hingga nanti di suatu pagi, salah satu dari kita mati, sampai jumpa di kehidupan yang lain.
Favorit lainnya Terlalu Singkat. Suatu saat saya akan menyanyikan lagu ini untuk seseorang yang tepat. dan di saat kukatakan jadi kekasihku akan membuat kau jauh lebih hebat. percaya padaku, percaya padaku, jiwaku untukmu. hidup terlalu singkat untuk kamu lewatkan tanpa mencoba cintaku. satu hal yang saya percayai, cinta memang seharusnya menumbuhkan. dan, saya muak dengan cinta-cinta yang justru menciptakan penjara-penjara berteralis cemburu dipayungi hukum kepemilikan yang membatasi gerak yang "dicintai".
Waduh waduh, sebentar kok malah jadi semacam bikin list lagu ter-muach sih, gak bakal ada ujungnya ini mah. mayoritas favorit sih lagunya 507 hehe. kapan-kapan saya updet lagi ah postingan ini, sekarang segini dulu. iya ini penutupnya emang maksa banget! biarin ah, akhir kata saya cintaaaaaa sheila on 7. saya cintaaaa duta, adam, eros, brian, anton, sakti. cinta mereka semua, cinta semua karyanya. :3
Gara-gara postingan ini, saya pun memasukkan semua lagu 507 di list winamp. om duta berdendang dengan merdu, aih saya rindu. semoga rindu ini segera bertemu dengan apa yang selalu ditunggu-tunggu, konser sweet seventeen sheila on 7! aaaak kapaaaan kangmas-kangmas semua?
keren banget yah 507 sudah tujuh belas tahun! bisa dikatakan 507 itu musiknya generasi 90an memang. sejak saya SD kelas 5 lagu Kita, disusul Dan benar-benar populer. tapi lucunya kalau diingat-ingat sebenarnya kecintaan saya pada 507 baru benar-benar dimulai saat saya memasuki kelas 3 SMA. iya saya tahu, ini telat banget, tapi cinta yang terlambat tak berarti salah kan?
Dari berpuluh lagu yang diputar secara acak, tiba-tiba saja lagu Dan terputar, dan saya tertambat. Tak ingin beranjak begitu saja, memutar ulang lagu ini dengan mini lyric tertancap di layar netbook, dan ikut berdendang, meresapi dan menghayati liriknya. kemudian meleleh pada si "aku" di lagu ini.
Salut lah sama sosok "aku" ini. Dia tahu ada satu sisi dari dirinya yang bisa dikatakan bajingan, memohonkan maaf, lalu rela melepaskan "kau". apalagi om duta nyanyinya sendu gimana gitu di bagian awal, tapi pas bagian ref-nya yah gitu lah, emosinya dapet banget. si "aku" adalah sosok yang mampu dan mau meruntuhkan ego nya, mengalah untuk menjauh tinimbang membuat "kau" semakin jatuh. ini kali yak yang namanya cinta agape.
lagunya 507 ini memang mayoritas tentang cinta-cintaan gitu, tapi gak melulu sendu mendayu. bahkan, beragam sisi cinta ditampilkan secara optimis, sederhana, tapi mengena. salah satu favorit tentu, Saat Aku Lanjut Usia, bercerita tentang cinta di usia tua yang menerima apa adanya, saling menguatkan, tapi juga menyadari ketidakabadiannya. kematian dianggap begitu enteng di lagu ini: hingga nanti di suatu pagi, salah satu dari kita mati, sampai jumpa di kehidupan yang lain.
Favorit lainnya Terlalu Singkat. Suatu saat saya akan menyanyikan lagu ini untuk seseorang yang tepat. dan di saat kukatakan jadi kekasihku akan membuat kau jauh lebih hebat. percaya padaku, percaya padaku, jiwaku untukmu. hidup terlalu singkat untuk kamu lewatkan tanpa mencoba cintaku. satu hal yang saya percayai, cinta memang seharusnya menumbuhkan. dan, saya muak dengan cinta-cinta yang justru menciptakan penjara-penjara berteralis cemburu dipayungi hukum kepemilikan yang membatasi gerak yang "dicintai".
Waduh waduh, sebentar kok malah jadi semacam bikin list lagu ter-muach sih, gak bakal ada ujungnya ini mah. mayoritas favorit sih lagunya 507 hehe. kapan-kapan saya updet lagi ah postingan ini, sekarang segini dulu. iya ini penutupnya emang maksa banget! biarin ah, akhir kata saya cintaaaaaa sheila on 7. saya cintaaaa duta, adam, eros, brian, anton, sakti. cinta mereka semua, cinta semua karyanya. :3
Komentar
Posting Komentar