jadi malam ini sebagai
salah satu jeda dalam usaha saya menuntaskan authentic happiness-nya Seligman, saya memutuskan untuk menonton eternal sunshine of the spotless mind
lagi. ah entah sudah berapa kali saya
memutar film ini lagi dan lagi.
Film ini pas sekali
untuk orang-orang yang ingin melepaskan diri dari masa lalunya. kalau kata mbak raisa ya orang-orang yang
terjebak dalam ruang nostalgia, eah! dan sepertinya banyak orang yang berharap if only lacuna inc. does exist. yap entah seberapa besar luka di hati mereka
sampai ingin menendang keluar seseorang dari kotak memorinya.
hmm sesuatu yang
merongrong di hati, harusnya diselesaikan di hati sih, bukan di otak. well hati
apaan emang? itu kan cuma istilah konotatif karena sebenarnya apa yang ada di
hati itu diprosesnya ya di otak. dan
lacuna inc. memahami itu, jadi dalam rangka menghapus memori, yang diserang adalah
pusat emosi di otak.
walaupun kemudian pada
kenyataannya, hal ini tidak berhasil.
terutama bagi joel, clementine, dan mary. ketika memori telah dihapus, dan mereka
bertemu lagi, cinta itu toh tumbuh lagi.
kenapa? ini hanya
sebuah asumsi. ketika kita menyukai
seseorang saat bertemu untuk pertama kalinya, kita berada pada suatu titik di
ujung ketidaktahuan. sekelumit
pengetahuan dan rasa penasaran yang membuat orang itu terlihat sangat atraktif
di mata kita. kemudian kisah ini
berjalan. titik ini terus maju mendekati ujung ke-tahu-an. ketika yang ke-tahu-an ini adalah hal yang
kita anggap tidak baik, bibit permasalahan timbul. ketika kisah ini tetap berjalan tanpa pernah
sampai pada pengertian, masalah membukit dan mengkaramkan perahu yang terlalu
terbebani dengan muatan masalah di dalamnya.
lacuna inc. menghapus semua-muanya! selamat datang pada ujung ekstrim
ketidaktahuan!
lalu suatu kesempatan
mempertemukan kita, kita berada kembali pada titik ketidaktahuan dan kita saling
terkesima seperti dulu yang kita tak pernah tahu. kita berpikir semuanya akan baik-baik saja,
tapi kita kembali lagi ke titik ke-tahu-an. menjadi terlalu terbiasa, dan kisah
ini akan menemui ajal yang sama.
therefore, this movie
tell us that: “you can erase someone from
your mind. getting them out of your
heart is another story.”
Komentar
Posting Komentar