Langsung ke konten utama

sejuta cinta buat SO7, dan om duta :*

hari ini adalah hari penuh impulsivitas, dan menjadi seseorang yang impulsif tiba-tiba di hari yang telah menjadi rutin, adalah hal yang menyenangkan dan menyegarkan. bahkan, untuk impulsivitas kecil dan sepele seperti, cabut nonton sheila on 7 di mandala krida. hahaha, yup itu yang saya lakukan hari ini. di tengah bad mood yang melanda gara-gara menstruasi, berita di gerenimo kalo ini kampanye putaran terakhir salah satu kandidat walikota jogja di mandala krida, dan ada sheila on7! ya tuhan, rasanya seperti berjodoh sama so7, soalnya biasanya gak pernah nyetel geronimo, tapi swaragama. eh taunya tu berita nongol aja. sesuatu banget deh *ngakak

bener-bener, rasanya tuhan memang menjodohkanku dengan om duta *najis. haha tapi ini mungkin juga karena pemaknaan yang berlebihan. bermula dari berita di gerenimo, lalu dengan impulsif cap cus berangkat padahal udah jam setengah 3 (acara mulai jam 1),harap-harap cemas semoga masih kebagian pesonanya om duta *najiskuadrat, dan yang terjadi adalah.. mandala krida dipenuhi oleh segerombolan orang-orang partai yang heboh bleyer-bleyer gas motor dan mengibar-ngibarkan bendera dan nyanyi-nyanyi kampanye. jujur, shock berat liet suasana mandala krida yang hectic banget, dan keder setengah mampus buat melanjutkan rencana. ah ini mah impulsivitas nanggung, setengah-setengah, yang jadinya justru geje dan gak seru. setelah melihat-lihat situasi dengan kegalauan yang teramat sangat selama nyaris satu jam, akhirnya kita menemukan posisi yang lumayan buat nonton, tanpa terjebak di tengah gerombolan kampanye. yah, walaupun gak deket-deket banget, 500 meter lebih dikit gak nyampe satu kilo *agakngenes. yang penting deh sheila live di depan mata sendiri, bukan di tv hehe. agak ngenesnya lagi, itupun gak langsung liet sheila, tapi dengerin si calon walikota dan tim suksesnya kampanye. saya yang notabene gak suka dan gak pernah berurusan sama hal begituan, cuma bisa ngakak-ngakak juga dengerin mereka berkampanye. lalu setelah nunggu nyampe jam setengah 5, finally! sheila on 7 on stage!

hei sheila on 7, hei duta ini bukti cintaku pada kaliaaan! *najispangkattiga

lalu rasanaya pengen teriak...

aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

sumpah deh kalo gak inget itu acara kampanye, saya gak segan-segan buat histeris pas om duta nongol. biarpun gak seganteng pas di gelex, tapi euh pesonanya nonjok ampe ke hati. apalagi pas nyanyi anugrah terindah, melting setengah mampus, speechless. saya cuma bisa ngomong gini ke putri: "mugo-mugo bojoku koyo duta suk."
ok, itu memang statement tolol yang gak berdasar. saya memang berharap terlalu lebih pada personality duta hanya dari melihat satu sisi dirinya di atas panggung. tapi tetep aja, kayaknya punya suami yang bisa nyanyi anugrah terindah sealus dan sedalem gitu kan romantis gimana gitu. hahaha. tapi dari dulu, memang momen paling bikin melting adalah ketika anugrah terindah mulai dimainkan, terus duta mangap-mangap nyanyi, rasanya daleeeem banget. nonjok kuadrat deh ke hati. oh my gosh!

tadi sheila bawain beberapa lagu, tapi, tapi lupa lupa inget. oke lets memorizing. ada: kita, hari bersamanya, hujan turun, anugrah terindah, sahabat sejati, buat aku tersenyum, itu aku, pasti ku bisa, jadikan aku pacarmu, kayaknya udah sih. paling nonjok ya tetep anugrah terindah. yang paling ditunggu hujan turun, gak tau kenapa tadi pengen denger hujan turun, taunya pas acara mau selesai dimainin coba! kurang bahagia gimana? hahaha. dan yang bikin hanyut, buat aku tersenyum pas duta nyanyinya slooow banget. aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!

saya puas dan juga tidak puas. puas karena pada akhirnya setelah sekian lama, liet sheila on 7 on stage lagi! dan ngrasain lagi sensasi melting liet om duta. gak puas karena, ah tadi itu terlalu sebentar!!! ini aja nyetel sheila lagi. overall, terimakasih tuhan untuk hari yang menakjubkan ini :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

birthday

sekarang sudah tanggal 8 agustus. 2 hari lalu adalah 6 agustus. hari yang biasanya saya nanti sejak satu minggu sebelumnya. lalu anehnya, saya melupakannya begitu saja. lupa selupa lupanya. bahkan kalau saya nggak buka fb hari ini pun, saya yakin saya gak inget inget juga. kalo 6 agustus kamu ulang tahun. ritual tahunanku dengan mendoakanmu dalam hening tanpa kebingaran, luput juga tahun ini. semuanya terasa aneh. saya bingung. saya senang karena sepertinya saya sudah benar-benar terbebas. sekaligus sedih, kenapa terbebas itu sepertinya identik dengan melupakan. tak bisakah saya terbebas dengan tetap mengingatmu. menunjukkan betapa ikhlas saya tentang kamu, apapun itu. ah ikhlas, bukankah itu adalah tahap yang sangat sulit untuk dicengkeram, bahkan sekedar digenggam ataupun diletakkan di atas telapak tangan?

Berpulang Pada Kalian

Tanpa sadar aku telah merangkak keluar dari kehidupan orang-orang yang aku sayangi. Dan ketika jarak terasa semakin jauh, seandainya bisa, aku akan berlari kembali.. (salah satu status fb) Status fb dengan batasan maksimal 160 karakter, tulisan yang sangat singkat, tapi ketika digali maknanya bisa sangat dalam. Seperti status yang ak post beberapa hari yang lalu. Suatu titik kesadaranku yang dengan telaknya meninju ulu hati sampai lebam. Ya, bagaimana tidak lebam ketika merasa terasing sendiri, kehilangan konvoi sosial tanpa disadari.. Proksimitas, aku merindukanmu begitu terpendam. Jarak yang begitu jauh terasa menyesakkan, dan rutinitas semakin menambah panjang saja jarak yang tercipta. Jarak bukan lagi sekedar jarak secara fisik dan ruang, tapi juga merenggangnya kelekatan dan semakin habisnya komunikasi dilahap oleh rutinitas yang membuatku melupakan komunikasi. Dan beginilah akibatnya, aku kehilangan sekian banyak teman-teman yan...

menghidupkan hidup

tak bisa dipungkiri, akhir-akhir ini saya benar-benar sedang mencintai dan menikmati kehidupan yang tengah berjalan. walaupun mungkin memang, saya semakin kehilangan waktu luang untuk sekedar bermain dan berkeliling. yah, seperti kehidupan saya di semester 3 kemarin sebenarnya. namun, ada yang berbeda di sini. di semester 3 saya tidak bisa menikmati semua kegiatan yang mayoritas dipenuhi dengan mengerjakan praktikum. and truly, that's suck. saya nggak rela kehilangan waktu bermain dan berkeliling yang saya gemari karena praktikum. tapi, lain dengan sekarang, karena apa yang saya jalani saat ini adalah sesuatu yang sangat menyenangkan. saya semakin enjoy dengan proses kuliah di psikologi. semakin banyak hal menarik yang didapat di perkuliahan ini. rasa tertarik yang kemudian menumbuhkan motivasi intrinsik untuk belajar secara mandiri. sungguh, ini adalah sebuah pencapaian bagi saya. ketika saya menikmati proses pembelajaran, ketika saya didorong oleh keingintahuan, ketika ...