Langsung ke konten utama

i'm weird ooh

hari ini matkul modifikasi perilaku kosong lagi. hell yeah! bingung mau seneng apa sedih. seneng karena saya jadi punya waktu istirahat lebih, sedih karena memporak-porandakan jadwal hari ini. walhasil, saya memutuskan untuk pulang kos. saya lupaaa kalo ini ada pemutaran film di jaff :( dan waktu 3 jam ini diisi dengan sangat tidak produktif, yaitu tidur. sudah lama tidak tidur siang.

saya mimpi aneeeeh banget siang ini. mimpi yang sangat suram rasanya. yang pertama adalah adegan pembunuhan. mimpi ini dimulai dengan hujan deras yag baru saja reda. lalu saya berjalan dengan santainya melintasi sebuah taman, sampai mata saya menangkap sesosok bapak sedang menyirami tanaman dengan selang air. tak disangka-sangka selang air itu mengarah pada saya dan membuat basah kuyup. ah, kaget benar. lalu saya tersadar bahwa di dalam tas saya ada laptop yang pasti kebasahan gara-gara kelakuan bapak tadi. saya menghampiri si bapak dengan sangat marah dan memaki-maki si bapak yang kurang ajar banget menyiram tubuh saya dengan air. lalu si bapak bilang tidak melihat saya, dan itu tidak sengaja. beh, tambah bikin marah aja. lalu kami berdebat kusir sampai saya menjadi sangat amat marah, dan entah dari mana, saya memiliki sebuah pistol di tangan. saya menembak si bapak, sambil mengumpatnya yang ngawur nyiramin air ke tubuh saya dan bikin laptop saya rusak. lalu beberapa orang datang, mencoba melerai, lalu saya bunuhi juga mereka satu-satu. anehnya, justru beberapa orang malah mendekat dan membentuk lingkaran yang jarang, berdiri menatap saya aneh. lalu saya berteriak-teriak kalap akan membunuh mereka satu-satu. lalu mimpi itu berakhir, saya nglilir dan dengan ingatan yang masih segar tentang mimpi itu, saya berpikir saya ini seperti orang gila saja di mimpi itu. membunuh banyak orang hanya perkara basah kuyup dan laptop rusak -.-''

Komentar

Postingan populer dari blog ini

birthday

sekarang sudah tanggal 8 agustus. 2 hari lalu adalah 6 agustus. hari yang biasanya saya nanti sejak satu minggu sebelumnya. lalu anehnya, saya melupakannya begitu saja. lupa selupa lupanya. bahkan kalau saya nggak buka fb hari ini pun, saya yakin saya gak inget inget juga. kalo 6 agustus kamu ulang tahun. ritual tahunanku dengan mendoakanmu dalam hening tanpa kebingaran, luput juga tahun ini. semuanya terasa aneh. saya bingung. saya senang karena sepertinya saya sudah benar-benar terbebas. sekaligus sedih, kenapa terbebas itu sepertinya identik dengan melupakan. tak bisakah saya terbebas dengan tetap mengingatmu. menunjukkan betapa ikhlas saya tentang kamu, apapun itu. ah ikhlas, bukankah itu adalah tahap yang sangat sulit untuk dicengkeram, bahkan sekedar digenggam ataupun diletakkan di atas telapak tangan?

Berpulang Pada Kalian

Tanpa sadar aku telah merangkak keluar dari kehidupan orang-orang yang aku sayangi. Dan ketika jarak terasa semakin jauh, seandainya bisa, aku akan berlari kembali.. (salah satu status fb) Status fb dengan batasan maksimal 160 karakter, tulisan yang sangat singkat, tapi ketika digali maknanya bisa sangat dalam. Seperti status yang ak post beberapa hari yang lalu. Suatu titik kesadaranku yang dengan telaknya meninju ulu hati sampai lebam. Ya, bagaimana tidak lebam ketika merasa terasing sendiri, kehilangan konvoi sosial tanpa disadari.. Proksimitas, aku merindukanmu begitu terpendam. Jarak yang begitu jauh terasa menyesakkan, dan rutinitas semakin menambah panjang saja jarak yang tercipta. Jarak bukan lagi sekedar jarak secara fisik dan ruang, tapi juga merenggangnya kelekatan dan semakin habisnya komunikasi dilahap oleh rutinitas yang membuatku melupakan komunikasi. Dan beginilah akibatnya, aku kehilangan sekian banyak teman-teman yan...

menghidupkan hidup

tak bisa dipungkiri, akhir-akhir ini saya benar-benar sedang mencintai dan menikmati kehidupan yang tengah berjalan. walaupun mungkin memang, saya semakin kehilangan waktu luang untuk sekedar bermain dan berkeliling. yah, seperti kehidupan saya di semester 3 kemarin sebenarnya. namun, ada yang berbeda di sini. di semester 3 saya tidak bisa menikmati semua kegiatan yang mayoritas dipenuhi dengan mengerjakan praktikum. and truly, that's suck. saya nggak rela kehilangan waktu bermain dan berkeliling yang saya gemari karena praktikum. tapi, lain dengan sekarang, karena apa yang saya jalani saat ini adalah sesuatu yang sangat menyenangkan. saya semakin enjoy dengan proses kuliah di psikologi. semakin banyak hal menarik yang didapat di perkuliahan ini. rasa tertarik yang kemudian menumbuhkan motivasi intrinsik untuk belajar secara mandiri. sungguh, ini adalah sebuah pencapaian bagi saya. ketika saya menikmati proses pembelajaran, ketika saya didorong oleh keingintahuan, ketika ...