Langsung ke konten utama

teman, eh?

lagi-lagi sy mau ngepost ttg teman. entahlah knp jadi galau ky gini. hmm, mgkn pas nulis ini sy dalam suasana hati yg over sensitif, tulisan ini akan terlalu terbawa perasaan, dan mungkin sy akan mengambil kesimpulan terlalu cepat. apapun itu, sy tdk peduli. sy hanya ingin menuliskannya skrg. seandainya penafsiran sy salah, ya sudahlah..

sekali lagi, sy adl org yg g mempercayai mahzab friendship forever. terlalu muluk untuk terus membuat seseorang mau dan mampu untuk sll menjaga komunikasi selamanya dlm situasi apapun. apalagi sialnya ketika proksimitas smkn merenggang dan ketidaksignifikanan mulai merayap naik. teman? masihkah layak disebut teman?

kmrn, ketika sy menyadari bahwa sy telah merangkak menjauhi lingkaran sosial, sy merasa tdk rela kehilangan. sy mencoba untuk kembali, krn sungguh sakit rasanya kehilangan orang yang signifikan dlm kehidupan, hmm pernah signifikan ding tepatnya. sy sdh mencoba mendekat, sayangnya tdk semuanya bisa menyambut hangat. beberapa kembali membuat kami merasa saling nyaman dan signifikan satu sama lain. tapi ada juga yg seperti meraih dan menarik uluran benang, lalu mengulurnya kembali. membuat kami jauh, membuat sy merasa tdk dirindukan sebenarnya. ya, sy memang ingin dirindukan. setidaknya berikanlah feedback yg baik. lalu ketika sy mengetahui realitas bahwa sy tdk lagi signifikan di hidupnya, maka sy mundur, perlahan. menyakitkan memang, tapi itu lebih baik drpd kami berada pada topeng kepura-puraan. ketika tidak ada lg rasa slg membutuhkan, hanya sebelah pihak. untuk apa? tdk akan berkembang ke arah yang lebih baik. seseorang akan menjadi benalu bagi yang lain, sy kira.

maka sy memutuskan untuk membiarkannya berjalan pd jalan yg berbeda, dengan org2 lain yg semoga membuatnya lebih bahagia dan berarti. sy? tidak perlu khawatir, sy juga punya jalan setapak yg meskipun sederhana pasti akan slalu asyik untuk dilalui.

entah untuk sementara atau untuk selama-lamanya, selamat menikmati perjalananmu, terimakasih telah sudi bersinggah sebentar di sini, ya, di sini..

Komentar