Langsung ke konten utama

the best thing i've ever seen

hari ini saya mendapatkan sebuah anugrah terindah. pelangi terindah yang pernah saya lihat sepanjang rentang kehidupan. 21 tahun mengakrabi alam, baru kali ini saya melihat pelangi dengan lengkungan sempurna dan warna yang sangat terang serta jelas. ah sore yang indah. waktu yang sangat tidak terduga. mood booster paling istimewa yang pernah saya dapatkan. sampai sekarang rasa senang, eh, atau bahagia masih hangat menyusupi. penampakan pelangi itu masih jelas terbayang di imaji. saya benar-benar bersyukur. bukankah ini adalah kesempatan yang sangat langka?

sore tadi, saya sedang nggak enak ati gara-gara beberapa sms yang masuk ke hp. saking menyebalkannya saya memutuskan untuk menon-aktifkannya loh. ditambah kamar yang sangat berantakan, dan tumpukan laporan ow yang menanti untuk dinilai. saya tidak suka melakukan penilaian, ah, ini memang kelemahan saya. perut saya benar-benar kelaparan, hati dongkol setengah mati.

saya butuh udara segar sedikit, maka saya pun keluar sebentar membeli makan di mbak lis. sebuah warung rames deket kos. dengan kegembelan dan muka kusem saya berjalan ke mbak lis. lalu ketika saya menengok ke arah selatan, yak, pelangi itu tersuguh dengan apiknya. dilatarbelakangi oleh langit yang luas, kemudian sekumpulan burung terbang melewatinya. saya ternganga, tidak tahu mau ngomong apa. yang saya tahu saat itu, saya sangat beruntung. selepas membeli makan, saya berlari ke kos. berteriak memanggil putri untuk keluar kamar.
put, put, put, ada pelangi! bagus banget! buruan!
heboh sekali saya waktu itu. lalu di beranda kos, di langit yang masih sama, masih terpampang pelangi dengan lengkungan sempurna. saya merasa sangat beruntung. lalu perlahan warna pelangi memudar, mengikis lengkungan yang sempat terbentuk sempurna. ingin rasanya saya menekan tombol pause agar waktu dan kejadian berhenti sejenak, menahan pemandangan yang sangat indah ini. tapi waktu tidak pernah berhenti atau menapaki langkahnya lagi, ia tetap maju hingga pelangi itu tidak berbekas sama sekali. saya menahan napas ketika pelangi itu benar-benar hilang. lalu menghembuskannya dan merasa beruntung dapat bertemu pelangi dalam menit-menit yang sangat singkat ini. tuhan, saya ingat tuhan seketika. saya rindu tuhan seketika. saya dirundung bahagia, syukur, dan rindu. campur aduk, dan saya tak juga berhenti tersenyum.

sekembali ke kamar, suasana hati saya benar-benar positif. lalu semuanya berjalan lancar malam ini. terimakasih untuk sms menyebalkan yang membuat saya penat. terimakasih untuk rasa lapar yang merongrong. terimakasih untuk kamar berantakan. terimakasih untuk ketidakinginan berangkat general meeting kolong tangga. terimakasih untuk laporan ow yang menumpuk di kamar. berkat kalian semua, saya keluar kamar di menit itu. berkat kalian semua saya bertemu dengan pelangi terindah sore ini. berkat kalian semua, saya merindukannya. terimakasih. that's the best rainbow i've ever seen! the most beautiful i think.

:D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

menghidupkan hidup

tak bisa dipungkiri, akhir-akhir ini saya benar-benar sedang mencintai dan menikmati kehidupan yang tengah berjalan. walaupun mungkin memang, saya semakin kehilangan waktu luang untuk sekedar bermain dan berkeliling. yah, seperti kehidupan saya di semester 3 kemarin sebenarnya. namun, ada yang berbeda di sini. di semester 3 saya tidak bisa menikmati semua kegiatan yang mayoritas dipenuhi dengan mengerjakan praktikum. and truly, that's suck. saya nggak rela kehilangan waktu bermain dan berkeliling yang saya gemari karena praktikum. tapi, lain dengan sekarang, karena apa yang saya jalani saat ini adalah sesuatu yang sangat menyenangkan. saya semakin enjoy dengan proses kuliah di psikologi. semakin banyak hal menarik yang didapat di perkuliahan ini. rasa tertarik yang kemudian menumbuhkan motivasi intrinsik untuk belajar secara mandiri. sungguh, ini adalah sebuah pencapaian bagi saya. ketika saya menikmati proses pembelajaran, ketika saya didorong oleh keingintahuan, ketika ...

ketakutan irasional

pernahkah merasakan rasa takut sebelum mencoba sesuatu? pesimisme yang membuncah, kegamangan untuk melangkah, ketidakyakinan pada kekuatan sendiri, serasa ingin mati saja daripada menjalani sesuatu itu? orang bilang, menyerah sebelum berperang. padahal itu semua hanya karena omongan orang betapa mengerikannya medan laga yang harus dihadapi. omongan orang yang menghambatmu untuk optimis dan berbahagia dengan jalan yang akan ditempuh. begitu juga untuk urusan akademis. saya pernah mengalaminya berkali-kali, tapi yang teringat jelas dan sangat berkesan hanya ada dua. pertama, saat semester 3 di depan mata. semester paling hectic dan paling capek sepanjang perkuliahan. dua mata kuliah praktikum, dan itu errr menghabiskan waktu mainmu. saya ketakutan sekali, merasa tidak akan mampu melewatinya dengan selamat. ketakutan irasional yang membayang tak terelakkan. lalu hasilnya? saya masih hidup, selamat sampai tujuan dengan hasil memuaskan. ip melonjak cukup tinggi dibanding sem...

Berpulang Pada Kalian

Tanpa sadar aku telah merangkak keluar dari kehidupan orang-orang yang aku sayangi. Dan ketika jarak terasa semakin jauh, seandainya bisa, aku akan berlari kembali.. (salah satu status fb) Status fb dengan batasan maksimal 160 karakter, tulisan yang sangat singkat, tapi ketika digali maknanya bisa sangat dalam. Seperti status yang ak post beberapa hari yang lalu. Suatu titik kesadaranku yang dengan telaknya meninju ulu hati sampai lebam. Ya, bagaimana tidak lebam ketika merasa terasing sendiri, kehilangan konvoi sosial tanpa disadari.. Proksimitas, aku merindukanmu begitu terpendam. Jarak yang begitu jauh terasa menyesakkan, dan rutinitas semakin menambah panjang saja jarak yang tercipta. Jarak bukan lagi sekedar jarak secara fisik dan ruang, tapi juga merenggangnya kelekatan dan semakin habisnya komunikasi dilahap oleh rutinitas yang membuatku melupakan komunikasi. Dan beginilah akibatnya, aku kehilangan sekian banyak teman-teman yan...