dulu saya sempet stalking orang, terus vakum karena orang ini gak pernah update dan males ublek-ublek gak jelas nyari jejak. tapi kemarin saya kebetulan aja ketemu orang ini, dan jadinya sekarang saya malah stalking lagi, ngubek-ngubek lagi.
seperti dulu-dulu, kalo ngublek-ngublek orang ini, jatohnya bakal ngublek-ngublek ttg agama dan tuhan. ah omongan yang gak pernah bakal abis, gak pernah bakal mencapai titik pertemuan dan persetujuan. tapi seperti yang orang ini bilang, omongan seperti ini memang gak bakal selesai, tapi lebih baik ini tetap diomongin daripada stuck di satu titik dan gak pernah kemana-mana. yah, pada banyak topik, omongan tentang topik-topik ini memang (hanya) akan selalu menjadi omong kosong bersambung, tapi bukan berarti ngomongin topik ini adalah salah atau membuang waktu. bukan, ini tetap penting untuk diomongin, didiskusiin, buat memperlebar pemahaman kita. dan salah satu topik ini adalah tentang agama dan tuhan tentu saja. never ending topic to be discussed.
nah, gara-gara ublek-ublek ini, saya nemu pertanyaan baru tentang konsep ciptaan dan pencipta. siapakah sebenarnya yang menduduki posisi-posisi ini? tuhan atau manusia?
seringkali pertanyaan seperti ini, dengan mantapnya dijawab sepert ini : tidak diragukan tuhan adalah pencipta dan manusia adalahh ciptaannya. titik.
padahal menurut saya, ini adalah jenis pertanyaan yang menjebak. menurut saya, tuhan dan manusia, keduanya menduduki posisi ini, sebagai pencipta sekaligus ciptaanya.
tuhan adalah pencipta, terutama buat mereka yang mempercayai eksistensinya dan juga agamanya plus kitab sucinya. tuhan adalah maha pencipta yang membuat maha karya sebuah alam semesta dan segala isinya. manusia, tentu saja dalam konteks ini adalah ciptaan tuhan. makhluk yang dibentuk, dikreasikan, dan dihembuskan roh ke dalamnya oleh tuhan.
seperti dulu-dulu, kalo ngublek-ngublek orang ini, jatohnya bakal ngublek-ngublek ttg agama dan tuhan. ah omongan yang gak pernah bakal abis, gak pernah bakal mencapai titik pertemuan dan persetujuan. tapi seperti yang orang ini bilang, omongan seperti ini memang gak bakal selesai, tapi lebih baik ini tetap diomongin daripada stuck di satu titik dan gak pernah kemana-mana. yah, pada banyak topik, omongan tentang topik-topik ini memang (hanya) akan selalu menjadi omong kosong bersambung, tapi bukan berarti ngomongin topik ini adalah salah atau membuang waktu. bukan, ini tetap penting untuk diomongin, didiskusiin, buat memperlebar pemahaman kita. dan salah satu topik ini adalah tentang agama dan tuhan tentu saja. never ending topic to be discussed.
nah, gara-gara ublek-ublek ini, saya nemu pertanyaan baru tentang konsep ciptaan dan pencipta. siapakah sebenarnya yang menduduki posisi-posisi ini? tuhan atau manusia?
seringkali pertanyaan seperti ini, dengan mantapnya dijawab sepert ini : tidak diragukan tuhan adalah pencipta dan manusia adalahh ciptaannya. titik.
padahal menurut saya, ini adalah jenis pertanyaan yang menjebak. menurut saya, tuhan dan manusia, keduanya menduduki posisi ini, sebagai pencipta sekaligus ciptaanya.
tuhan adalah pencipta, terutama buat mereka yang mempercayai eksistensinya dan juga agamanya plus kitab sucinya. tuhan adalah maha pencipta yang membuat maha karya sebuah alam semesta dan segala isinya. manusia, tentu saja dalam konteks ini adalah ciptaan tuhan. makhluk yang dibentuk, dikreasikan, dan dihembuskan roh ke dalamnya oleh tuhan.
namun, saya tidak ingin memandang sebatas itu. tuhan adalah ciptaan manusia, dalam arti konsep tentang tuhan ini adalah konsep yang disusun dalam pikiran manusia. menurut saya, tuhan adalah konsep yang muncul dari keterbatasan dan ketidakberdayaan manusia. konsep tuhan cenderung selalu muncul ketika manusia berada di titik terendahnya. tuhan kemudian diadakan sebagai upaya coping manusia atas kondisinya yang menyedihkan. dan itu memang berhasil, seperti menemukan tempat bersandar atau bahkan kambing hitam ketika hal buruk terjadi begitu saja. memang tidak tepat ketika tuhan lah yang diartikan sebagai ciptaan manusia, tapi konsep tentang tuhan lah ciptaan itu. di luar kebenaran ada atau tidaknya tuhan sebenarnya, manusia adalah pencipta konsep tuhan.
Komentar
Posting Komentar