Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2011

optimisme

biarkan waktu berjalan, kejadian bergulir, pikiran mengalir. yang perlu dilakukan adalah percaya akan selalu ada kehidupan yang layak untuk dijalani di pagi hari. sungguh, semua kecemasan akan masa depan itu membuang waktu dan tak bermakna. karena pada saatnya nanti, saat kita menengok jalan yang telah kita lalui, semuanya baik-baik saja dan akan selalu seperti itu.

generasi impoten

orang-orang duduk berhadapan, di depannya ada semangkuk bakso untuk disantap. orang-orang dapat saja bercakap-cakap sembari makan, sebelumnya atau sesudahnya. tapi mereka hanya diam, matanya mengawang. aku tak mengerti apa sebabnya mereka enggan berkata-kata. ah dan sesekali bahkan sering kali, orang-orang menggenggam hapenya dan terpaku saja di hadapannya, seakan dirinya tersorot masuk dalam dunia antah berantah di dalamnya. tapi orang-orang ini tetap saja bisu. lalu aku mulai menduga-duga, mungkinkah orang-orang ini impoten untuk sekedar bercakap-cakap?

sementara

kesementaraan adalah wajah waktu dan momen yang hakiki. hal bahagia, menyedihkan, menegangkan, ataupun melgekan yang kita rasakan waktu ini, jam ini, detik ini hanyalah selintas dalam rel waktu kehidupan. sekali itu terlewati, ia adalah bagian dari masa lalu yang tidak bisa dilewati kembali. bahkan untuk mengalami lagi apa yang kita rasakan di yang telah terlewati ini tetaplah tidak akan pernah sama seperti saat kita melewatinya. dan sebenarnya kita adalah orang yang suka berlari dari satu waktu ke waktu lain, dari momen satu ke momen lain. melintasi banyak pemberhentian lalu bergumul dalam kesementaraan. sebenarnya kita adalah seorang traveller waktu dalam sebuah rentang kehidupan.

kontradiksimu

aneh, kenapa kontradiksi itu justru dengan entengnya kau gaungkan sekarang. apa maksudmu sebenarnya? kepura-puraankah yang sedang kau bentangkan, lalu kau kuliti perlahan-lahan agar kami bisa melihat apa makna sebenarnya? ah sudahlah, tidak baik bicara terlalu banyak di sini.

sejuta cinta buat SO7, dan om duta :*

hari ini adalah hari penuh impulsivitas, dan menjadi seseorang yang impulsif tiba-tiba di hari yang telah menjadi rutin, adalah hal yang menyenangkan dan menyegarkan. bahkan, untuk impulsivitas kecil dan sepele seperti, cabut nonton sheila on 7 di mandala krida. hahaha, yup itu yang saya lakukan hari ini. di tengah bad mood yang melanda gara-gara menstruasi, berita di gerenimo kalo ini kampanye putaran terakhir salah satu kandidat walikota jogja di mandala krida, dan ada sheila on7! ya tuhan, rasanya seperti berjodoh sama so7, soalnya biasanya gak pernah nyetel geronimo, tapi swaragama. eh taunya tu berita nongol aja. sesuatu banget deh *ngakak bener-bener, rasanya tuhan memang menjodohkanku dengan om duta *najis. haha tapi ini mungkin juga karena pemaknaan yang berlebihan. bermula dari berita di gerenimo, lalu dengan impulsif cap cus berangkat padahal udah jam setengah 3 (acara mulai jam 1),harap-harap cemas semoga masih kebagian pesonanya om duta *najiskuadrat, dan yang terj...

komunikasi

constantly talking isn't necessary communicating (joel barish) lagi-lagi saya mengutip quote dari eternal sunshine of the spotless mind. ini adalah quote yang dari pertama kali dengar langsung saya iyakan begitu saja. semacam sesuatu yang taken for granted bagi saya. sesuatu yang tanpa perlu mengalaminya pun, sudah saya pastikan kebenarannya. well, sebenarnya kondisi semacam ini seringkali saya alami. situasi dimana saya selalu bertemu dengan orang ini, berbicara sepanjang waktu, tapi sebenarnya tidak ada komunikasi di dalamnya. karena pada akhirnya pembicaraan itu hanyalah sebatas aktivitas pengisi kekosongan ketika kami bersama. keadaan yang terlihat baik-baik saja dari luar, tapi kosong melompong di dalam, bahkan tidak pernah baik-baik saja. ini adalah keadaan yang benar-benar menyakitkan, sebuah hubungan yang tidak sehat. lebih menyakitkan lagi, ketika saya menyadari itulah keadaan yang selama ini saya jalani dengan mami. bagi orang lain, mungkin melihat saya adalah o...

machoism (?)

laki-laki bertubuh kekar dan perut six pack adalah hal yang menggelikan buatku. mereka yang rajin ke gym untuk membentuk tubuh dan menyembulkan otot agar terlihat macho seperti seorang perempuan berdiet ekstra keras agar terlihat langsing. mereka yang minum susu L-men seperti perempuan dengan WRP-nya. mereka seperti perempuan-perempuan yang terlalu memperhatikan penampilan, namun dalam bentuk yang lain. *tulisan ini mengada gara-gara bilangan fu

Penyadap Mimpi

mimpi bagiku adalah sama krusialnya dengan oksigen yang dibutuhkan kehidupan agar tetap ada dan mengada. hari ini aku menyadari, seseorang, yaitu kamu, telah menyadapnya diam-diam dari benakku berhari-hari yang lalu. adakah aku merasa terharu? tidak, aku justru tersinggung dan benar-benar marah padamu. tak bisakah kau membentuk likumu tanpa meniru?

Moody

betapa hati menyuarakan perasaan yang sangat plin-plan. ia dengan mudahnya berbolak-balik seperti permainan halilintar yang mencekam. cepatnya ia berganti rupa melebihi bergulirnya siang ke malam. seperti pagi tadi, rasa ikhlas, pasrah, dan menerima yang membahagiakan. membuatku ingin mengutip apa yang dikatakan joel pada clementine di eternal sunshine of the spotless mind : "i'm just happy. i've never felt that before. i'm just exactly where i want to be" . hingga sore tadi semuanya berubah terlalu penat dan mendesak, kemarahan dengan cepatnya memuncak. lalu malam, hanya hening yang dihayati, bersama nafas yang sengaja dihembuskan panjang.