Langsung ke konten utama

Kepada Seseorang di Beratus Kilometer ke Arah Barat Laut Yogyakarta

ketika aku jatuh cinta
aku tak bisa membedakan mana yang hanya mengaguminya atau menuhankannya

semuanya terasa campur aduk
selalu mencari celah untuk bertemu
walau harus keliling sekolah ataupun menungggui kamu pulang

ketika aku jatuh cinta
nafsu makanku hilang sekejap
dan mulutku kehilangan kemampuannya untuk makan dengan lahap
ketika kesadaranku membunyikan alarm keberadaanmu

1meter saja jarak kita dalam bangku yang sama
oh tuhan tangan ini gemetar
mulutku mendesis mengumpat tak karuan
mata ini jelalatan salah tingkah
ingin memandang
tapi malu bukan kepalang kalo ketahuan

alamaaak
sedihnya hanya berani memandangmu lewat kaca
memandang tanganmu tepatnya
tanganmu yang membuatku merinding bertanya tanya
bagaimana bisa jahitan itu ada?

ketika aku jatuh cinta
aku tak jenak duduk diam di kelas
selalu mencari-cari lewat jendela
siapa tau kamu lewat
tapi lebih sering kecewanya

dan ketika aku sedang tak mencarimu
kau malah melongokkan kepalamu lewat celah jendela
berbicara beberapa kata lalu tersenyum sejenak
sayang itu bukan untukku
dan aku lupa guruku ada di depan
bukan di sampingmu

lain waktu
jam kosong dan kebetulan kamu di samping kelasku tapi aku tak tau
aku ingat itu hari terakhir efektif menjelang un
waktu itu jam kosong
anak-anak ramai sekali mendadak diam
saat pintu terbuka dan kamu masuk mengucapkan salam
assalamualaikum
sambil mendongakkan wajah kujawab saja waalaikumsalam
tanpa sadar suara itu berasal dari mulutmu
kamu masuk kelasku minta doa lulus un
untukmu dan teman-teman angkatanmu
persisnya bagaimana dan apa yang kamu katakan
aku lupa
aku tak begitu mendengarkan
terlalu terpesona dan kaget melihatmu
tapi tenanglah aku berdoa untukmu
selalu dan selalu
tak peduli kepada tuhan yang manakah doa ini harusnya kutujuan supaya terkabul
tuhanku atau tuhanmu?

jauh sebelum hari itu
berkali kali kita bertemu di lorong itu
berkali kali pula kita berpapasan dan bisa saja tabrakan di belokan itu
kalau saja aku dan kamu tidak awas dan berjalan slengekan
sayang saja itu tak pernah terjadi
sayang sekali kakiku selalu refleks mengerem setiap bertemu kamu
coba saja kalau tidak
mungkin sekali waktu itu kita tabrakan lalu berlanjut seperti cerita cerita di sinetron


hmm
coba tebak apalagi yang kuingat?
ah ya lagi lagi sebuah kisah di lorong
tapi bukan di lorong yang tadi kuceritakan
ini lorong yang lain
lorong yang terlalu sempit
atau terlalu penuh?
sampai sampai tidak ada jalan lagi untukmu lewat
lalu tiba-tiba saja kamu menyelinap dari sampingku menempel tembok
tak masalah karena badanmu kurus kecil
tapi bukan itu yang membuatku ingat pada momen ini
tapi senyum simpulmu saat menyelinap lincah di sampingku
entah untukku atau tidak aku terlalu bingung waktu itu
hingga tak sempat menengok melihatmu
hanya berjalan linglung ke gedung induk
andaii saja aku menengok melihatmu
mungkin saja kamu juga sedang menengok dan kita bertemu mata
seperti adegan di ada apa dengan cinta
tapi mungkin saja akan ada senyum setelahnya

omong omong tentang senyum
banyak sekali tingkahmu yang membuatku benar benar tersenyum
saat kamu bernyanyi tak jelas lagu apa di pagar itu
saat kamu dengan baju pramukamu dan entah ini rejeki apa zina mata hahaha
boxer spongebobmu mengintip dari seragam itu
saat kamu melucu di kantin
saat kamu melompat pagar sekolah sekedar untuk jajan di mbok genthong
saat kamu bermain petak umpet di ruang multimedia dengan pak hadi
bapak kepala sekolah tersayang yang sudah pensiun
aku tau benar apa masalahnya, pasti seragammu yang tak pernah rapi itu #tapiakusuka :P
dan yang paling ajaib adalah
saat kamu melambaikan tangan seakan akan mengajak bertos ria dengan temanku
padahal kamu tidak mengenalnya hahahaha
kamu memang gila!!
kegilaanmu itulah yang membuatku terjatuh
terjatuh pada rasa ini

ketika aku jatuh cinta
sebenarnya aku tak sadar aku sedang jatuh cinta
karena aku terlalu sibuk mengelak
dan menamengi diriku hanya dengan menyebutnya sebagai rasa suka

ketika aku jatuh cinta
aku tak peduli apa kamu peduli atau tidak padaku
apa kamu tau atau tidak keberadaanku
yang aku pedulikan hanya bagaimana caranya agar aku bisa terus melihatmu

ketika aku jatuh cinta
aku suka pergi ke sekolah
aku tak pernah malas
karena di sekolah lah kesempatan terbesarku bertemu kamu

ketika aku jatuh cinta
aku begitu ingin tau semua tentang dirimu
semua tentangmu
masa lalumu, kamu sekarang dan rencanamu

ketika aku jatuh cinta
aku punya banyak puisi untuk kamu
di binderku
tapi kamu tak tau

karena ketika aku jatuh cinta kepadamu
aku jatuh cinta diam diam #pinjemistilahbangdika
jatuh cintaku adalah sebuah observasi dan doa
dan juga malu malu menyapa
tanpa pernyataan cinta
hanya seperti itu sebenarnya
tapi siapa sangka?
jatuh cinta diam diam pun tak membuatku melupakanmu
padahal ini sudah nyaris 3 taun lamanya
ya tuhaaaan betapa malangnyaaaaaa
ah tak apa yang penting aku bahagia
bagaimanapun aku pernah jatuh cinta
jatuh cinta kepadamu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

birthday

sekarang sudah tanggal 8 agustus. 2 hari lalu adalah 6 agustus. hari yang biasanya saya nanti sejak satu minggu sebelumnya. lalu anehnya, saya melupakannya begitu saja. lupa selupa lupanya. bahkan kalau saya nggak buka fb hari ini pun, saya yakin saya gak inget inget juga. kalo 6 agustus kamu ulang tahun. ritual tahunanku dengan mendoakanmu dalam hening tanpa kebingaran, luput juga tahun ini. semuanya terasa aneh. saya bingung. saya senang karena sepertinya saya sudah benar-benar terbebas. sekaligus sedih, kenapa terbebas itu sepertinya identik dengan melupakan. tak bisakah saya terbebas dengan tetap mengingatmu. menunjukkan betapa ikhlas saya tentang kamu, apapun itu. ah ikhlas, bukankah itu adalah tahap yang sangat sulit untuk dicengkeram, bahkan sekedar digenggam ataupun diletakkan di atas telapak tangan?

Berpulang Pada Kalian

Tanpa sadar aku telah merangkak keluar dari kehidupan orang-orang yang aku sayangi. Dan ketika jarak terasa semakin jauh, seandainya bisa, aku akan berlari kembali.. (salah satu status fb) Status fb dengan batasan maksimal 160 karakter, tulisan yang sangat singkat, tapi ketika digali maknanya bisa sangat dalam. Seperti status yang ak post beberapa hari yang lalu. Suatu titik kesadaranku yang dengan telaknya meninju ulu hati sampai lebam. Ya, bagaimana tidak lebam ketika merasa terasing sendiri, kehilangan konvoi sosial tanpa disadari.. Proksimitas, aku merindukanmu begitu terpendam. Jarak yang begitu jauh terasa menyesakkan, dan rutinitas semakin menambah panjang saja jarak yang tercipta. Jarak bukan lagi sekedar jarak secara fisik dan ruang, tapi juga merenggangnya kelekatan dan semakin habisnya komunikasi dilahap oleh rutinitas yang membuatku melupakan komunikasi. Dan beginilah akibatnya, aku kehilangan sekian banyak teman-teman yan...

menghidupkan hidup

tak bisa dipungkiri, akhir-akhir ini saya benar-benar sedang mencintai dan menikmati kehidupan yang tengah berjalan. walaupun mungkin memang, saya semakin kehilangan waktu luang untuk sekedar bermain dan berkeliling. yah, seperti kehidupan saya di semester 3 kemarin sebenarnya. namun, ada yang berbeda di sini. di semester 3 saya tidak bisa menikmati semua kegiatan yang mayoritas dipenuhi dengan mengerjakan praktikum. and truly, that's suck. saya nggak rela kehilangan waktu bermain dan berkeliling yang saya gemari karena praktikum. tapi, lain dengan sekarang, karena apa yang saya jalani saat ini adalah sesuatu yang sangat menyenangkan. saya semakin enjoy dengan proses kuliah di psikologi. semakin banyak hal menarik yang didapat di perkuliahan ini. rasa tertarik yang kemudian menumbuhkan motivasi intrinsik untuk belajar secara mandiri. sungguh, ini adalah sebuah pencapaian bagi saya. ketika saya menikmati proses pembelajaran, ketika saya didorong oleh keingintahuan, ketika ...