Sebagai kota yang memiliki berbagai potensi budaya Yogyakarta sudah menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi baik oleh turis lokal maupun mancanegara. Sayangnya, terdapat beberapa kelemahan dalam wisata di Jogja. Salah satu kelemahan wisata di Jogja adalah pemanfaatan pedestrian yang tidak tepat yaitu justru digunakan sebagai tempat parkir, maupun tempat berdagang. Akibatnya, banyak turis yang justru menggunakan sisi jalan raya untuk berjalan. Sekalipun ada yang menggunakan trotoar akan merasakan ketidaknyamanan. Hal ini jelas terlihat di area sepanjang Malioboro. Malioboro sebagai salah satu ikon wisata di Jogja memang memiliki daya tarik yang unik. Namun apa jadinya bila keunikan Malioboro tersebut tertutupi oleh pedestrian yang tidak dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya? Sebelum menjawab pertanyaan ini, perlu ditelisik terlebih dahulu: apa yang menarik dari malioboro? Kenapa tempat tersebut menjadi salah satu pusat wisata di Jogja? Malioboro ad...
jurnal nalar rasa sehari-hari