Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Street Art dan Peta Wisata sebagai Konsep Solutif Pengembangan Pariwisata Yogyakarta

Sebagai kota yang memiliki berbagai potensi budaya Yogyakarta sudah menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi baik oleh turis lokal maupun mancanegara. Sayangnya, terdapat beberapa kelemahan dalam wisata di Jogja. Salah satu kelemahan wisata di Jogja adalah pemanfaatan pedestrian yang tidak tepat yaitu justru digunakan sebagai tempat parkir, maupun tempat berdagang.   Akibatnya, banyak turis yang justru menggunakan sisi jalan raya untuk berjalan. Sekalipun ada yang menggunakan trotoar akan merasakan ketidaknyamanan. Hal ini jelas terlihat di area sepanjang Malioboro. Malioboro sebagai salah satu ikon wisata di Jogja memang memiliki daya tarik yang unik. Namun apa jadinya bila keunikan Malioboro tersebut tertutupi oleh pedestrian yang tidak dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya? Sebelum menjawab pertanyaan ini, perlu ditelisik terlebih dahulu: apa yang menarik dari malioboro? Kenapa tempat tersebut menjadi salah satu pusat wisata di Jogja? Malioboro ad...

Sebuah surat titipan rindu

Ano aku belum cukup lama mengenalmu, tapi aku bertaruh kelak kau akan menjadi seorang laki-laki yang memukau dengan kelembutan hatimu.   aku mengenalmu sebagai seorang kecil yang penyayang.   aku termangu memandangi tubuh ringkihmu yang tak lelah menggendong adikmu, sandi, ke sana kemari. aku terharu mengetahui bagaimana sandi menangis kencang untuk memanggilmu, lalu terdiam bahkan tertawa saat kamu menghampirinya.   aku berbangga saat kau menolak ikut sikat gigi bersama demi menjaga sandi, padahal kamu sudah diiming-imingi sikat gigi gratis.   semua tentangmu, sebenarnya tak pernah lepas dari sandi yang dengan setia kamu temani.   Karena itulah Ano, saat hari terakhir kita bersama, aku senang sekali dapat terus menggandeng tangan kecilmu selama perjalanan kita dari Langgo hingga Ndengo.   Aku tak segan dengan keringat yang menyelip pelikat di antara kedua tangan kita yang saling menggenggam. Aku gembira kita bisa menyanyi bersama sepanjang jalan, mes...

Langkah Awal

rasanya baru kemarin, belum dulu saya berada di tengah keceriaan selebrasi SMA.  tapi sekarang, saya sudah berada di ujung semester 7, berjalan menjemput selebrasi yang lain.  waktu memang akan terus berjalan mantap menghampiri, tapi apakah saya juga akan terus bergerak maju? jujur, saya agak sangsi. selebrasi ini hanya bisa didapat bila saya berhasil menyelesaikan skripsi dan lulus ujian pendadaran, dan merampungkan bagian-bagian yang direvisi.  di sini saya bisa mendeskripsikannya dalam satu kalimat, tapi untuk menjalaninya dan benar-benar menyelesaikannya saya yakin akan butuh banyak kalimat untuk memotivasi diri, hingga muak mungkin rasanya dengan kalimat-kalimat tersebut. ada satu masa yang harus dihadapi setiap mahasiswa tingkat akhit saya rasa, yaitu masa galau akademik, galau skripsi.  mungkin bisa menjadi salah satu isu perkembangan kontemporer, bisa juga untuk merevisi tahap perkembangan, ahahaha ini bercanda.  kakak tingkat pernah bertanya pada sa...

Memori

Kemana perginya memori ketika kita sibuk hidup di masa ini?  kemana memori bersembunyi, ketika lonceng kesadaran akan yang telah lalu tak kunjung berbunyi. kemana aku harus mencari, bila aku ingin menengoknya sesekali? apa yang membuat memori seketika membersitkan diri?  karena terkadang, memori itu terasa manis.  tapi tak jarang pula aku mencecap pahit.  terkadang memori ingin sekali kuhampiri, dan terkadang pula memori ini ingin membuatku berlari menghindari perihnya yang meyayat hati. aku menatap bayangan semumu dalam kesendirian.  kesendirian dalam arti harfiah, aku memang sedang terhenyak sendiri di kamar ini.  kesendirian dalam arti lain, ah kamu tahu lah apa maksud yang ini.

Melancholia

nikmatilah saja kegundahan ini  segala denyutnya yang merobek sepi kelesuan ini jangan lekas pergi aku menyelami sampai lelah hati baru kemarin saya mencoba menghayati melankolia dari efek rumah kaca.  hasilnya, saya tercenung.  mereka menawarkan suatu konsep yang berbeda tentang melankolia. hasil comot-menyomot dari wiki, melankolia berasal dari bahasa yunani yang artinya kesedihan ( sadness ).  Melankolia dicirikan dengan rendahnya antusiasme dan keinginan untuk beraktivitas. yah melankolia memang berkesan suram, murung, sendu. lalu ERK menyebutkan bahwa kemurungan itu adalah suatu hal yang indah.  kekosongan ini selayaknya dapat dinikmati.  bukankah menikmati kekosongan akan menjadikan kekosongan itu tak lagi menjadi kekosongan? saking menikmatinya, ia berharap keadaan ini jangan berlalu, sebab ia ingin menikmati, menyelami.  Suatu saat melankolia ini akan  berakhir, yaitu ketika ia telah kelelahan unttuk menyelaminya. bila hal ini ...

Doa

  Tuhan biarkan aku agar selalu di dekatMu, dalam penjagaanMu, dalam kasihMu, dalam ampunanMu. Tuhan bolehkan aku untuk bercerita padaMu, tentang hari-hariku, tentang kekecewaanku, tentang harapanku. Tuhan rengkuhkan mimpi-mimpiku, tiupkan mereka ke padang penciptaan, serukan mantra saktiMu: kun fa ya kun. Tuhan tumbuhkan keceriaan dan optimisme untukku, jagakan mereka agar setia bersemayam dan tidak meninggalkan aku tergugu sendu. Tuhan selalu selimuti hati ini dengan lapisan ozon yang cukup kuat menangkal hal-hal buruk di luar diriku. Tuhan tetaplah di situ, tidak, tetaplah mewujud dalam hatiku, membisiki ikhtiar dan keikhlasan tiada henti. Amin.