Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2011

kepada kamu (lagi)

melihat kamu dengan toga tersemat di atas rambutmu yang tetap acak-acakan melihat kamu dengan berbagai pose tak aturan di foto selebrasimu melihat kamu dengan kebahagiaanmu melihat kamu dari jauh yang telah mereguk satu lagi air penghidupanmu melihat kamu lagi dan kembali menghayati pribadimu lagi-lagi terlalu sulit untuk dibahasakan dalam kata yang terbatas bukankah selalu begitu aku pada kamu? ah, kamu, selamat atas wisudamu selamat menempuh jalan yang lebih berliku selamat semangat! :)

suram

kegalauan melanda ketika apa yang sepertinya terlihat di depan adalah masa depan suram. tidak suram bagaimana, saya adalah tipe yang susah terpesona, apalagi jatuh cinta. lalu setiap saya suka sama orang dia bukanlah orang yang taat beragama, atau dia bukanlah orang yang seagama. walau bagi saya itu nggak masalah, keluarga saya pasti menentang keras. kapan nikahnya kalo begini? saya sudah mau 20 tahun ini.

tentang (pen)-cipta-(an)

dulu saya sempet stalking orang, terus vakum karena orang ini gak pernah update dan males ublek-ublek gak jelas nyari jejak. tapi kemarin saya kebetulan aja ketemu orang ini, dan jadinya sekarang saya malah stalking lagi, ngubek-ngubek lagi. seperti dulu-dulu, kalo ngublek-ngublek orang ini, jatohnya bakal ngublek-ngublek ttg agama dan tuhan. ah omongan yang gak pernah bakal abis, gak pernah bakal mencapai titik pertemuan dan persetujuan. tapi seperti yang orang ini bilang, omongan seperti ini memang gak bakal selesai, tapi lebih baik ini tetap diomongin daripada stuck di satu titik dan gak pernah kemana-mana. yah, pada banyak topik, omongan tentang topik-topik ini memang (hanya) akan selalu menjadi omong kosong bersambung, tapi bukan berarti ngomongin topik ini adalah salah atau membuang waktu. bukan, ini tetap penting untuk diomongin, didiskusiin, buat memperlebar pemahaman kita. dan salah satu topik ini adalah tentang agama dan tuhan tentu saja. never ending topic to be discu...