Aku adalah sebuah titik kecil di dunia ini yg menjelajahi sekelumit semesta. titik yang menyadari dirinya sendiri. dan terkadang menyadari semestanya yang sangat besar. tak terjangkau garis batasnya. titik yang seringkali resah dan kehilangan arah. karena setiap aku mencapai suatu makna, pencapaian itu tidak bertahan lama. entah terlupakan. entah kuragukan. titik yang terus mencari, memperluas batas kebenarannya. aku adalah titik yang hidup dalam kurun waktu sementara. mengisi seruas rentang waktu dalam peradaban bumi; peradaban yang semakin menua, tapi apakah lebih dewasa? kesementaraan yang aku pun benar-benar tak tahu apakah berguna? untuk apa titik ini hidup, sebentar, lalu mati? apa tujuannya? adakah tujuan atau sekedar eksistensi yang absurd? lalu aku mati, kenapa harus mati? apakah aku setelah mati? aku tahu pasti, raga akan kehilangan bentuknya setelah mati. entah membusuk dalam tanah bila aku dikubur. entah meruap bersama udara dan sebagian abunya bersatu dengan tanah, seb...
jurnal nalar rasa sehari-hari