rasanya aku sedang mati perlahan-perlahan, dibunuh hampa. aku tidak punya kegiatan lain selain ngerjain skripsi. kegiatan yang benar-benar memberikan kehidupan buatku. hanya skripsi, mengerjakan, malas mengerjakan, cemas, mengerjakan skripsi lagi. namun akhir-akhir ini skripsi pun tidak tersentuh, membuat hidupku semakin kering kerontang. penghiburanku untuk mengkamuflasekan rasa bosan dengan kehidupanku yang mencapai puncaknya satu bulan terakhir adalah nonton dan membaca. itu pun aku jarang berefleksi setelahnya, hanya sepintas lalu. huh. aku juga khawatir dengan pikiranku yang menumpul. aku tidak berpikir tentang apapun. aku tidak punya keresahan. aku tidak merasa ingin tahu. ini akut. dulu, ada masanya aku bergumul dengan pemikiranku sendiri tentang agama dan tuhan. aku pernah resah dengan gender. aku mencari apa itu bahagia. bahkan di masa SMA pun aku sibuk membentuk teori tentang diriku, yang kemudian aku tahu bahwa psikologi menyebutnya sebagai konsep diri. aku tidak lagi refl...
jurnal nalar rasa sehari-hari